Kisahnya, Inspirasi Dunia
Beliau lumpuh tak mampu berdiri, kedua tangannya pun tak mampu membawa sesuatu, penglihatan yang telah kabur bahkan hampir tidak bisa melihat, tubuh yang terserang beragam penyakit, lemah hingga terus menerus berada di kursi roda. Namun dengan dakwahnya, teladannya, sikapnya, pancaran cahaya islam dan iman, pemahaman dan pengetahuannya yang tulus, beliau mampu menjadi pemimpin bagi para mujahid, tokoh dan guru bagi para pendidik.
Sosok yang istimewa di zamannya, menjadi pahlawan dalam kekalahan, pemberani dalam kondisi ketakutan, mulia di tengah keterhinaan. Perjuangannya yang tak henti untuk membebaskan tanah palestina, kemerdekaan tanah yang menjadi idaman bagi seluruh muslim dunia.
Seruan beliau kepada umat Islam ” Aku tidak melawan Yahudi karena mereka Yahudi, aku melawan karena mereka merampas tanah kami dan karena arogansi mereka, mereka telah mencampakkan rakyatku pada kesengsaraan yang berkepanjangan”
Beliau syahid karena dihantam rudal pada tanggal 22 maret 2004/1 shafar 1425 H, setelah melaksanakan solat subuh. Namun kematian beliau menjadi bahan bakar perlawanan untuk terus menerus menjaga perjuangan hingga kata MERDEKA itu hadir di tanah para nabi.
dan Beliau adalah
Syaikh Ahmad Yasin

