Tanah Air Beta, Tidak Sekedar Merah dan Putih
Akhirnya bernafas lega setelah mengeluarkan semua kata-kata yang sudah lama ingin dikeluarkan.. ketika diberikan kondisi yang cocok untuk bicara dari hati ke hati, maka kata-kata itu mengalir apa adanya..
Semoga dia mengerti bahwa apa yang saya katakan adalah benar adanya, tidak ada maksud untuk memaksa hatinya, lebih-lebih membuatnya mengurungkan niat untuk ga balik ke london..
Ucapan trakhir saya padanya “kasian aja sama Indonesia”, “oh my gosh” jawabnya..
Dia punya potensi untuk maju dan masih muda, perjalanannya masih panjang.. tp walau muda, dia sudah punya segudang pengalaman, pria yang tangguh (menurut saya).. saya bersyukur dia seorang warga negara indonesia, tapi ketika dihadapkan pada pembicaraan yg serius nampak bahwa dia tidak begitu mencintai negri ini… saya sedih, dan hal ini sangat menyakitkan buat saya..
Lama saya pendam beragam argumen untuknya, dan alhamdulillah hari itu datang.. ketika tiba harinya, saya bicara banyak soal indonesia, soal masa depan, soal hidup, soal pilihan, dan komunikasi menjadi baik krn terjadi secara 2 arah.. saya ga gitu ngerti apa yg ada dalam pikirannya ktika saya bicara ini dan itu, yg saya liat hanya senyum dan anggukan kepala.. tapi saya berharap pembicaraan ini tidak hanya sampai sebatas hari ini aja..
Saya berharap, yah setidaknya kamu bisa memikirkan sedikit untuk sekitarmu, lingkungan yg sudah membesarkan kamu, hati yg sudah banyak membuatmu terpaut atau dipautkan, dan trakhir buat bangsa ini..
Cintai Indonesia lebih dari sekedar merah dan putih teman..
